Memulai Bisnis di Tengah Pandemi Corona

Neolinkz.com Covid 19 menjadi pandemi yang dialami seluruh dunia saat ini. Tidak bisa disangkal bahwa covid 19 telah merubah aspek kehidupan yang telah berjalan. Hal ini berdampak pada kesehatan masyarakat dan juga mempengarhi stabilitas perekonomian di dunia terutama di Indonesia. Bahkan perekonomian indonesia sudah diprediksi ke dalam skenario terburuk dalam pandemi yang sedang berlangsung saat ini.

Karena adanya covid 19 ini masyarakat dituntut untuk berdiam diri dirumah karena diberlakukanya aturan PSBB ( Pembatasan Sosial Berskala Besar ). Akibat adanya peraturan baru ini pegawai diminta untuk bekerja dari rumah atau yang biasa kita sebut WFH ( work From Home ).

Sumber foto: Moneter.id

Adanya pandemi corona seperti ini tidak melulu memberikan dampak negatif. Tetapi jika kita bisa memafaatkan peluang. Kita bisa merasakan dampak positif dari pandemi. Salah satu peluang yang dapat dilakukan saat pandemi ini adalah membuka usaha kecil – kecilan.

Banyak usaha kecil – kecilan yang dapat diuntungkan saat pandei corona seperti ini. WFH membuat orang akan lebih memiliki banyak waktu luang. Salah satu cara untuk memulai bisnis yaitu dengan menggunakna daring atau online. Bisa berupa barang ataupun makanan dan minuman. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk menambah pengalaman dan memperbaiki ekonomi kita. Dengan mempromosikan media online, dapat memasarkan produk yang kita jual. (Selasa,09/06/2020)

foto doc : lifepal co.id

Usaha kecil – kecilan tidak memerlukan modal yang banyak. Dengan modal yang sedikit kita bisa memulai bisnis dengan tekad yang kuat dan konsisten. Kita bisa memanfaatkan media sosial kita untuk mempromosikan barang yang sedang kita jual. Dengan hal ini kita memperkenalkan produk kita ke semua orang.

Anisya Rizky Sasmita adalah salah satu mahasiswa Univesitas Negri malang jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Sebagai mahasiswa ia diminta oleh kampus untuk menjalani kuliah online karena dampak pandemi corona. Banyak hal yang bisa ia lakukan ketika sedang berada dirumah. Seperti belajar masak, ia juga mencoba memasak menu yang belum pernah ia masak. Dengan begitu, banyak hal baru yang ia dapat. Ketika ia berada dirumah ia masih menjalankan hal positif.

Seiring berjalannya waktu, ia berfikir untuk memulai bisnisnya dibidang kuliner. Ia sudah memiliki impian sejak lama untuk memulai bisnisnya. Tetapi selalu banyak kendala ketika ingin memulainya. Dengan menerapkan kuliah online dirumah banyak waktu luang yang ia rasakan. Akhirnyan ia memanfaatkan waktu luang tersebut dengan memulai bisnisnya.

Ia memanfaatkan peluang yang ada. Ia memuntuskan memulai bisnisnya dibidang kuliner. Baginya, kondisi saat ini bisa membuka kesempatan untuk mendapatkan pengalaman. Membuka bisnis makanan di tengah pandemi corona ini dapat diterapkan. Masyarakat sedang menjalankan self isolation secara otomatis penjualan memlalui digital akan terus meningkat.

Sebelum ia memulai bisnis ia perlu menetapkan ingin memulai bismis makan seperti apa yang dia inginkan. Setelah ia menetapkan makanan yang ingin ia jual. Ia melakukan percobaan terlebih dahulu terhadap produk yang ingin ia jual. Mencari resep – resep yang cocok dan menemukan rasa terenak dari bisnis makanannya. Ia siapkan semuanya dengan teliti. Tidak hanya itu sebelum ia memulainya, ia survei harga bahan yang ada dipasaran.

Ketika menjual makanan, buatlah kemasan semenarik mungkin untuk memikat konsumen. Jika produk menarik dan unik pembeli akan berniat untuk mencoba produknya. Bisnis makanan sudah terbukti dapat bertahan dalam jangka panjang. Bisnis makanan tidak akan matinya. Makanan termasuk kebutuhan masyarakat.

Selama pandemi bisnis makanan tetap akan laku terjual. Setelah itu, ketika semua sudah siap. Hal yang dilakukan adalah memasarkan produk di media sosial. Hal ini dapat berpengauh besar dalam bisnis makanan agar produk terjual dengan mudah. Apalagi ketika ada makanan baru muncul masyarakat akan cenderung mencobanya.

Ketika kualitas produk kita bagus. Ia akan mengajak orang sekiar untuk mecobanya. Ini salah satu pentingnya kualitas produk yang akan kita jual nantinya. Jadi, meskipun ada pandemi seperti ini kita harus terus menajaga kebersihan makanan yang akan kita jual dan memberikan pelayan baik untuk para konsumen, sehingga konsumen akan membeli produk itu kembali.

Reporter : Bella Novita Permatasari Editor : Mega Annisa

Related posts